Pada bagian ini, Anda akan mempelajari tutorial MongoDB, meliputi cara install MongoDB, cara mengaktifkan sistem database MongoDB, hingga cek status database MongoDB.
Cara Install MongoDB (Ubuntu & Windows)
Untuk menginstall MongoDB pada perangkat Linux seperti Ubuntu, Anda dapat mengunjungi panduan kami yang membahas cara install MongoDB di Ubuntu.
Sementara itu, cara install MongoDB Windows adalah sebagai berikut:
- Buka halaman resmi MongoDB, lalu klik tombol Download.
- Silakan tunggu proses download MongoDB. Jika sudah, klik dua kali file installer untuk memasangnya.
- Ikuti proses instalasi sistem database yang satu ini hingga tuntas.
- Jika sudah, silakan buka aplikasi Command Prompt yang terpasang di komputer, lalu jalankan perintah di bawah:
- Setelah itu, lanjutkan dengan membuat service MongoDB. Caranya dengan mengeksekusi command berikut:
- Terakhir, silakan restart komputer Windows Anda untuk mulai menjalankan MongoDB.
Cara Mengaktifkan MongoDB
Cara mengaktifkan MongoDB pada Ubuntu hanya terdiri dari dua langkah. Pertama, Anda perlu mengeksekusi perintah di bawah:
sudo systemctl enable mongodbKemudian, lanjutkan dengan command yang satu ini:
sudo systemctl start mongodbTampilan yang muncul di layar kira-kira seperti ini:
Sedangkan pada Windows, cara mengaktifkan MongoDB adalah dengan menjalankan satu baris perintah berikut:
net start mongodbCek Status Database MongoDB
Untuk memeriksa apakah MongoDB database sudah berjalan dengan normal pada sistem, silakan command di bawah:
sudo systemctl status mongodbBelajar MongoDB
Setelah mencoba cara install MongoDB, kali ini waktunya belajar cara menggunakan MongoDB untuk mengelola database. Yuk, praktikkan bersama!
1. Masuk Database MongoDB
Untuk masuk ke dalam database MongoDB, Anda dapat memanfaatkan perintah berikut:
mongo2. Membuat Database
Jika ingin membuat database pada MongoDB, silakan eksekusi command seperti di bawah. Sebagai contoh, kami akan membuat database dengan nama kantor.
use kantor3. Melihat Database
Untuk melihat database saat ini yang digunakan pada server, Anda bisa menjalankan perintah di bawah:
db4. Menghapus Database
Anda ingin menghapus database pada MongoDB? Gampang, kok. Cukup masuk ke database yang dimaksud, lalu jalankan command berikut:
db.dropDatabase()5. Memasukkan Data
Selanjutnya, kami akan memasukan data ke dalam database kantor. Pertama, silakan masuk ke database tersebut dengan mengeksekusi perintah:
use kantorKemudian, Anda dapat membuat collection (tabel) sekaligus menginputkan data ke collection tersebut melalui command di bawah. Di sini, kami memberi nama collection karyawan.
db.karyawan.insert({"nama" : "Ariffud", "alamat" : "Pemalang" , "Posisi" : "Content Writer"})6. Melihat Daftar Collection dalam Database
Jika Anda penasaran ingin mengetahui apa saja collection yang telah dibuat dalam sebuah database, silakan pakai perintah di bawah:
show collections7. Melihat Isi Collection
Tak cuma melihat connection, Anda juga dapat menengok data yang sudah diinput ke dalam collection, loh. Untuk melakukannya dalam collection karyawan, cukup eksekusi command berikut:
db.karyawan.find()8. Melihat Isi Collection Dalam Bentuk JSON
Cara menggunakan MongoDB selanjutnya adalah untuk melihat isi collection dalam format JSON. Misalnya, Anda ingin melihat isi collection karyawan, maka silakan jalankan perintah yang satu ini:
db.karyawan.find().pretty()9. Mengubah Data
Selanjutnya, Anda dapat melakukan perubahan pada data yang sudah ada menggunakan perintah berikut. Sebagai contoh, kami akan memperbarui data pada collection, meliputi nama, alamat, dan posisi:
db.karyawan.update({"_id" : ObjectId("Masukkan kode di sini")},{"nama" : "Paijo", "alamat" : "Bojongnangka", "Posisi" : "Satpam"})10. Menghapus Data
Selain mengubah data, Anda juga dapat menghapus data yang telah dimasukkan ke dalam collection melalui perintah di bawah:
db.karyawan.remove({"_id" : ObjectId("Masukkan kode di sini")})11. Menghapus Collection
Jika Anda ingin menghapus collection, Anda cukup masuk ke database yang dimaksud. Setelah itu, silakan eksekusi perintah yang satu ini. Misalnya di sini, kami ingin menghapus collection karyawan.
db.karyawan.drop()MongoDB adalah Sistem Database NoSQL Wajib Coba!
Dalam artikel ini, Anda telah mengetahui apa itu MongoDB, kelebihan dan kekurangan menggunakan MongoDB, cara install dan mengaktifkan MongoDB, hingga berbagai perintah dasar MongoDB untuk mengelola data yang tersimpan.
MongoDB adalah salah satu sistem database berbasis NoSQL yang wajib dicoba bagi para software developer, terutama yang mengharapkan pengalaman inovatif, efisien, dan fleksibel dalam pengelolaan dan penyimpanan data.
Dengan menggunakan MongoDB, Anda dapat menikmati berbagai keunggulan. Mulai dari kemampuan mengelola query yang kuat, integrasi dengan berbagai bahasa pemrograman populer, hingga kemampuan untuk menyimpan data dalam skala besar.
*sumber : www.niagahoster.co.id*