Setelah memahami pengertian algoritma pemrograman dan cara kerjanya, kamu juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Jika kamu kamu ingin menjadi seorang programmer, setidaknya ada enam jenis algoritma pemrograman yang wajib dipahami, di antaranya:
1. Algoritma Recursive
Algoritma recursive adalah jenis algoritma yang memecahkan suatu permasalahan sedikit demi sedikit. Proses penyelesaian algoritma jenis ini dilakukan dengan cara membagi masalah menjadi beberapa kondisi yang serupa. Selain itu, algoritma recursive terbagi menjadi empat tipe, di antaranya:
- Algoritma dinamis
Algoritma dinamis adalah logika yang memakai teknik memorisasi, dimana hasil penyelesaian masalah akan disimpan dalam memori agar dapat digunakan kembali di masa yang akan datang.
- Algoritma backtracking
Algoritma backtracking adalah tipe logika recursive yang proses penyelesaian masalahnya dilakukan secara bertahap dengan mengeliminasi solusi yang tidak diperlukan.
- Algoritma greedy
Algoritma greedy merupakan kebalikkan dari algoritma dinamis, dimana logika tipe ini tidak akan mempertimbangkan hasil penyelesaian sebelumnya dalam menentukan keputusan.
- Algoritma divide and conquer
Algoritma divide and conquer adalah tipe yang membagi masalah menjadi dua bagian, yakni masalah itu sendiri dan metode penyelesaiannya.
2. Algoritma Sorting
Sesuai namanya, algoritma sorting adalah jenis logika pemrograman yang digunakan untuk menyusun data berdasarkan urutan tertentu. Misalnya, mengurutkan data dari angka kecil ke besar atau berdasarkan abjad dari A sampai Z. Contoh algoritma jenis ini yaitu selection sort, insertion sort, merge sort, dan bubble sort.
3. Algoritma Hashing
Algoritma hashing adalah jenis algoritma yang berfungsi untuk mencari data berdasarkan query pencarian sekaligus mencocokkannya dengan ID key yang sudah ditentukan. Contohnya penerapan algoritma hashing yaitu penggunaan verifikasi kata sandi ketika login ke akun tertentu.
4. Algoritma Brute Force
Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang memecahkan masalah dengan cara mencoba semua kemungkinan yang ada. Logika pemrograman ini akan menguji solusi satu persatu untuk menemukan penyelesaian masalah.
Sebagai contoh, untuk memecahkan 3 digit kode PIN dari 0 sampai 9, algoritma ini akan melakukan percobaan hingga 999 kali untuk menemukan kombinasi yang tepat.
5. Algoritma Searching
Algoritma searching adalah jenis logika yang berfungsi untuk mencari data tertentu berdasarkan query yang spesifik. Dalam hal ini, proses pencarian mencakup keseluruhan data termasuk yang sudah disortir ataupun belum. Contoh algoritma searching yaitu pencarian angka linier atau biner.
6. Algoritma Randomized
Algoritma randomized adalah logika pemrograman yang memanfaatkan nomor random guna menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya. Metode pemecahan seperti ini bertujuan untuk meminimalisir kerumitan pemrograman. Contohnya, pemanfaatan nomor random yang muncul untuk menentukan pivot.
*Sumber : https://www.dewaweb.com/*